Affiliate Program ”Get Money from your Website”

Jumat, 04 Mei 2012

Program Pengendalian Kanker

Risiko kanker dapat terjadi sepanjang usia kehidupan, mulai janin dalam kandungan hingga lanjut usia. Faktor risiko kanker dapat ditemukan di mana-mana, baik disadari maupun tidak. Karena itu, sasaran pengendalian faktor risiko kanker diterapkan untuk semua kelompok usia.

Kementerian Kesehatan telah memperkuat sosialisasi pengendalian kanker di berbagai daerah. Pedoman pengendalian faktor risiko kanker telah disusun untuk petugas kesehatan, kader, anak usia sekolah, dan masyarakat yang berisiko tinggi.

Berikut lanjutan lima kegiatan pengendalian kanker yang telah disusun dan dilaksanakan di Indonesia yang dipaparkan Prof dr Tjandra Yoga Aditama, SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan R.

3) Surveilans dan registrasi kanker

Surveilans dan registrasi kanker merupakan langkah penting lainnya dalam program pengendalian kanker.

"Registrasi kanker telah dimulai sejak 1970-an. Pertama kali, dilakukan survai frekuensi kanker di Semarang pada 1970. Kemudian dikembangkan registrasi kanker berbasis populasi di Kota Semarang sampai 1989. Terdapat juga beberapa registrasi kanker berbasis rumah sakit yang mempunyai sarana patologi anatomi," tutur Tjandra.

Lebih lanjut, Tjandra menjelaskan, bahwa salah satu upaya dalam program surveilans pada 2006, Yayasan Kanker Indonesia bekerja sama dengan Ikatan Ahli Patologi Anatomi Indonesia mengembangkan registrasi kanker berbasis data patologi anatomi yang didapat dari 13 RS di Indonesia yang memiliki unit kanker.

Walaupun baru diterapkan di DKI Jakarta, Rumah Sakit Kanker Dharmais telah mengembangkan Sistim Registrasi Kanker di Indonesia atau disebut Srikandi.

"Pada 2007 Kementerian Kesehatan berkolaborasi dengan World health Organization (WHO) Indonesia mengembangkan suatu model registrasi kanker, berbasis rumah sakit dan populasi di DKI Jakarta. Untuk kepentingan validnya dan komprehensifnya data kanker, kegiatan registrasi kanker berbasis rumah sakit dan populasi perlu dilaksanakan secara berkesinambungan. Data tersebut akan menjadi sumber informasi untuk mengembangkan dan mengevaluasi program pengendalian kanker. Kegiatan tersebut perlu mendapatkan dukungan dari pihak-pihak terkait," paparnya.

4) Diagnosis dan pengobatan

Pada saat ini berbagai rumah sakit di Indonesia sudah mempunyai kemampuan untuk diagnosis dan pengobatan berbagai jenis kanker.

"Diagnosis pasti kanker dengan pemeriksaan patologi anatomik dapat dilakukan di banyak laboratorium di negara kita. Pembedahan kanker dan pemberian kemoterapi juga sudah lama dilakukan di berbagai rumah sakit di Indonesia," jelasnya.

Tjandra memaparkan bahwa saat ini Indonesia telah mempunyai 21 pusat radiasi, dengan 16 LINAC, 17 telecobalt, dan 45 radiologis kanker yang tersebar di beberapa rumah sakit yang mempunyai unit kanker.

Kendati demikian, diakui Tjandra, bahwa peningkatan kualitas dan kuantitas sumberdaya dan fasilitas diagnostik dan pengobatan masih perlu ditingkatkan.

"Tentu kita masih memerlukan lebih banyak lagi kelengkapan fasilitas untuk diagnosis dan pengobatan kanker, serta sumber daya manusia untuk menangani kanker di banyak rumah sakit, terutama di luar pulau Jawa," katanya.

5) Pelayanan paliatif

Perawatan paliatif sangat diperlukan karena sebagian besar penderita kanker yang berada pada stadium lanjut sulit disembuhkan, sehingga usaha mengatasi gejala dan mencukupi kebutuhan penderita, serta keluarga dalam fase terminal menjadi penting.

"Pada saat akhir kehidupannya, penderitaan terhadap rasa sakit, nyeri, atau hal-hal lainnya perlu segera dicarikan jalan keluarnya. Kementerian Kesehatan telah mengembangkan pedoman pelayanan paliatif di rumah sakit. Ikatan pelayanan paliatif yang berkontribusi dalam pelayanan paliatif sudah dibentuk. Namun, pelayanan paliatif untuk terus meningkatkan kegiatan maka diperlukan pengembangan program pelayanan paliatif baik di rumah sakit maupun di masyarakat.

sumber: okezone

Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal

Affiliate Program ”Get Money from your Website”

Rabu, 02 Mei 2012

sejarah yang terlupakan " Operasi Trikora"

Operasi Trikora atau Operasi Djajawidjaja (1962) ternyata masih menyimpan banyak kisah. Catatan kontak radio terakhir Komodor Laut Yos Sudarso yang selama ini disimpan Didimus Letsoin, 71 tahun, staf PHB Lanud Langgur, misalnya, boleh jadi akan menyingkap misteri tenggelamnya RI Matjan Tutul pengangkut Peleton Intai Tugas Istimewa TNI AD. Mari Langgur terbetik pula cerita tentang mess berpenjagaan ketat yang disiapkan khusus untuk penerbang AURI yang siap mati demi tugas. Mari dua fakta ini saja sudah terbayang, betapa dahsyatnya aksi militer yang bakal digelar.
Fakta-fakta heroik di seputar serangan untuk merebut

kembali Irian Barat tersebut kami urai dalam Edisi Koleksi Angkasa berjudul Operasi Udara Trikora. Buku ini harus Anda baca, karena dari sini Anda akan tahu betapa Indonesia pernah begitu berani melawan negara lain yang menginjak-injak kehormatan Bangsa. Sadar bahwa nasib Indonesia kerap dipermainkan di meja perundingan internasional, Bung Karno mendatangkan berbagai persenjataan berdaya tangkal tinggi dari Uni Soviet. Militer Indonesia kemudian menjadi yang terbesar di belahan Bumi selatan, dan dunia pun tahu seperti apa wajah negeri ini jika sedang marah.
Begitu pun, sang panglima sadar akan segala risikonya. ” Oleh karena itu, saya akan memberikan waktu selama satu menit kepada mereka yang mungkin ingin mengundurkan diri,” tegas Mayjen Soeharto dihadapan pasukan pertama yang akan diterjunkan di Merauke dengan C-130 Hercules. Lewat buku ini pula Anda akan kami ajak “melihat” kehebatan strategi dan detail operasi serangan udara yang dipersiapkan para perwira AURI. Semua sangat mematikan, sampai-sampai AS yang baru saja mengalahkan Jepang dalam Perang Pasifik, terbelalak melihatnya. Belanda ternyata tak sehebat yang diperkirakan sebelumnya.

sumber : diambil dari berbagai sumber

Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal

Sruput kopi.kahve.coffee

SRUPUT Kopi*Kahve*Coffee
Keterangan
a Petite Coffee Shop in @yogyakarta_city,

*Brand Name: Sruput --
The name we choose, Sruput, represents the art of coffee drinking itself, in which coffee lovers will at times sipping the hot liquid instead of just regularly drink it.
The word’s origin is from Javanese word ‘Sruput’ which has an English free translation as drinking hot liquid by slurping it.
As unique as it sounds to the non-Javanese-speaking people, we establish this business in Yogyakarta, --a well known center of Javanese Culture--, so we assume nothing can be better than using this word ‘Sruput’ as our brand name.

*Slogan: Kopi, Kahve, Coffee
As it is obvious that the business we open is a coffee shop, which serves mostly coffee-based menus, we would like to emphasize that by stating the word ‘coffee’ in several different languages as our slogan.
And after several considerations, we choose--as a start--, 3 languages that translate the word ‘coffee’ and those are: Kopi (Indonesian), Kahve (Turkish), and Coffee (US English).
We use Indonesian word ‘Kopi’ as the 1st word of our slogan to represent where our business stands/opens right now, which is in Indonesia.
Then we use the Turkish word ‘Kahve’ to give homage to the 1st coffee house /coffee shop established in Istanbul-Turkey in 16th century (around 1530s-1550s), where people went and lingered there to do their social interactions, to chat and to exchange informations and ideas while enjoying their coffee. That’s as much as like what we want our coffee shop to be.
The last word we use is US English ‘Coffee’ which is known by most people in the world, hence giving us wider exposure to foreign potential customers.

*The Lettering and Logo Design
As much as we strive to be consistent and serious as our standard goes in operating this coffee shop business, we also want to be flexible and open minded in the manner of public relating and listening to our customers’ ideas.
That’s why we use both free hand style and rigid font for our company logo.
A free hand style lettering is used for the word ‘Sruput’ to represent our open mind and flexibility, and more rigid lettering is used for the word ‘Kopi*Kahve*Coffee’ to show our seriousness in striving to meet our standard and being consistent in serving our best.
As for the smoldering coffee cup icon on top, it is just an aesthetic addition to what we already have in mind.


Sumber : Sruput kopi.kahve.coffee
            Jl. affandi no. 02 Yogyakarta
            telp : 0274-540098
 
Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal

Perbedaan Cappucino dan latte







Cappuccino dan latte dua-duanya adalah kopi. Latte dan cappuccino adalah dua jenis kopi yang juga paling sering tersedia dalam variasi menu kopi di cafe, warung/ kedai kopi di seluruh dunia. Namun masih banyak orang yang tidak tahu dan bingung apa perbedaan antara kedua kopi tersebut – cappucino dengan caffe latte (salah satu jenis kopi Italy versi lain). Di sini, di bawah ini adalah petunjuk yang mungkin berguna bagi mereka yang perlu mengetahui perbedaan antara kedua minuman berbasis espresso ini.
Persamaan di antara keduanya adalah kopi cappuccino dan latte menggunakan kopi espresso sebagai bahan dasar mereka, keduanya juga menggunakan susu sebagai bahan campurannya. Proses pembuatannya yaitu dengan menggabungkan kopi espresso, susu dan susu crema (buih) diatasnya. Sedangkan perbedaan dari latte dan cappuccino ini adalah mereka menggunakan jumlah kadar espresso dan susu yang berbeda. Latte memiliki kadar susu yang lebih banyak dari pada cappuccino (maka dari itu rasa kopinya tidak terlalu keras) sedangkan cappuccino memiliki jumlah isi susu yang lebih sedikit sehingga rasa kopi espressonya lebih terasa. Crema susu (buih) dari kopi cappuccino juga lebih sedikit dibandingkan dengan latte. Namun, pengaturan bahan kedua kopi tersebut juga bisa berbeda pada tiap negara.
Di tempat-tempat tertentu latte lebih disajikan dalam sebuah gelas, bukan cangkir. Busa di atas kopi cappuccino bisa bertindak sebagai penutup atau isolator, sehingga akan menjaga dan membuat kopi anda panas lebih lama. Cappuccino adalah kopi aromatik Italia sebagian besar dikonsumsi oleh orang-orang di pagi hari. Anda dapat menggunakan skim atau susu kedelai dalam cappuccino sebagai alternatif untuk rendah lemak. Anda juga dapat menambahkan sirup rasa seperti vanili, jeruk atau rasa Bailey untuk mendapatkan rasa yang berbeda. Pembuat kopi yang terampil membuat desain kecil di pada buih di bagian atas cangkir




sumber : diambil dari berbagai sumber  







Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal